Suluhbangsa.com, – Pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 di DPRD Gorontalo Utara diarahkan agar tidak hanya membahas besaran anggaran. Setiap program juga dituntut memiliki dampak yang jelas bagi masyarakat.
Anggota DPRD Gorontalo Utara dari PKS, Fitri Yusup Husain, mengatakan fungsi penganggaran DPRD harus memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif.
Menurutnya, program yang masuk dalam rancangan anggaran perlu memiliki keterkaitan dengan persoalan utama yang dihadapi masyarakat Gorontalo Utara.
“Saat ini kami sedang membahas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Kami memastikan program-program yang dirancang benar-benar sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan mendasar masyarakat Gorontalo Utara,” kata Fitri, Kamis (23/7).
Fitri menyebut sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian melalui kebijakan anggaran. Di antaranya kemiskinan ekstrem, stunting, fasilitas publik, dan kualitas pendidikan.
Ia menilai keberhasilan anggaran tidak cukup hanya melihat besarnya alokasi dana. Pemerintah dan DPRD perlu melihat hasil yang muncul setelah program berjalan.
“Fungsi budgeting harus melihat sejauh mana efektivitas dan manfaat dari setiap program. Yang terpenting adalah berapa besar kontribusinya dalam menuntaskan kemiskinan ekstrim, menurunkan angka stunting, menghadirkan fasilitas yang memadai, dan meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Karena itu, Fitri berharap pembahasan KUA-PPAS 2027 dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
Ia juga mendorong agar anggaran tahun depan lebih banyak menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
“Kita sebagai wakil rakyat tentu ingin, seluruh program di tahun anggaran 2027 nanti bisa lebih banyak berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat,” tukas Fitri.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





