SuluhBangsa.com, – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara bergerak memulihkan distribusi air bersih di Kecamatan Biau setelah banjir bandang merusak jaringan pipa dari intake Desa Didingga.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, meninjau langsung kondisi intake tersebut. Peninjauan itu untuk memastikan kondisi sumber air dan jaringan distribusi setelah banjir melanda kawasan tersebut.
Di lokasi, Thariq mendapati sumber air masih mengalir. Namun, pipa yang menghubungkan intake dengan jaringan distribusi mengalami kerusakan dan terputus.
Pemkab Cari Solusi Sementara
Melihat kondisi tersebut, Thariq bersama jajaran pemerintah daerah langsung melakukan penanganan sementara.
Tim membersihkan jalur air dan membuat bendungan kecil. Langkah itu bertujuan mengarahkan kembali aliran air menuju jalur distribusi.
Proses penanganan berlangsung sekitar enam jam. Sejumlah pejabat ikut mendampingi peninjauan dan penanganan tersebut.
Mereka antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Direktur PUDAM, Dewan Pengawas PUDAM, Kepala Dinas PU, Dinas Pertanian, Camat Biau, Kepala Desa Didingga, serta tokoh masyarakat setempat.
Pipa Baru Segera Disiapkan
Thariq kemudian meminta PUDAM dan Dinas Pertanian menyiapkan kebutuhan pipa.
Pipa tersebut akan dipasang dari bendungan sementara menuju jaringan distribusi. Jaringan itu selanjutnya mengarah ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Biau.
“Harapan saya pihak PUDAM segera memasang pipa, menyambung pipa kembali sehingga air ini bisa dialirkan lagi ke jaringan air bersih yang ada di Kecamatan Biau,” ujar Thariq. Sabtu (3/10/26)
Menurut Thariq, langkah tersebut menjadi solusi sementara untuk memanfaatkan sumber air yang masih tersedia.
Ia juga meminta pemerintah tetap mengantisipasi kondisi cuaca dan curah hujan yang belum dapat dipastikan.
Jaga Kawasan Tangkapan Air
Selain memperbaiki jaringan pipa, Thariq meminta masyarakat menjaga kawasan tangkapan air atau catchment area.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan. Menurutnya, kelestarian kawasan tersebut berkaitan dengan keberlangsungan sumber air.
Di sisi lain, Thariq mengajak Dinas Pertanian mengoptimalkan lahan yang sudah terbuka melalui program penanaman.
Program tersebut dapat diarahkan untuk mendukung G-30PB atau Gorontalo Utara 2030 Produsen Buah. Program itu menjadi bagian dari implementasi Gerakan Agro Mopomulo.
Hasil Peninjauan Jadi Bahan Evaluasi
Thariq menegaskan, hasil peninjauan di Desa Didingga akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.
Evaluasi tersebut mencakup pemasangan kembali jaringan pipa. Pemulihan distribusi air bersih bagi masyarakat Biau juga menjadi perhatian utama.
Pemkab Gorontalo Utara menargetkan sumber air yang masih mengalir dapat kembali dimanfaatkan melalui jaringan distribusi yang diperbaiki.
Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap pelayanan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Biau dapat segera dipulihkan. [AP]
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





