SuluhBangsa.com, – Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengajukan penambahan lahan jagung seluas 20 ribu hektare untuk mendukung rencana pembangunan pabrik bioethanol.
Usulan tersebut disampaikan Thariq saat menghadiri undangan Menteri Pertanian untuk membahas pembangunan pabrik bioethanol, Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (21/9).
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah pusat membahas penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan energi nasional.
Gorontalo Utara menjadi salah satu dari 44 kabupaten di Indonesia yang mendapat perhatian dalam program tersebut.
Untuk tahun ini, Gorontalo Utara mendapat bantuan benih jagung untuk lahan seluas 1.000 hektare.
Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan lima unit hand tractor untuk mendukung pengembangan pertanian jagung di daerah.
Dorong Jagung Jadi Bahan Baku Bioethanol
Thariq melihat program tersebut sebagai peluang bagi Gorontalo Utara untuk meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia mengajukan tambahan lahan baru seluas 20 ribu hektare untuk pengembangan tanaman jagung.
Pengembangan lahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bahan baku jika pembangunan pabrik bioethanol terealisasi.
Menteri Pertanian dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
“Program ini merupakan arahan langsung bapak Presiden dalam rangka ketahanan Energi, karena Indonesia tidak akan lagi impor solar sehingga akan ternyata penghematan sekitar 500 Triliun setiap tahun, dan dampaknya langsung dirasakan oleh rakyat karena uangnya berputar di daerah”
Thariq Minta Data Dimaksimalkan
Dalam kesempatan tersebut, Thariq juga memberikan arahan kepada Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Utara, Asrin Menu, yang mendampinginya dalam agenda tersebut.
Thariq meminta seluruh data terkait potensi lahan dan produksi pertanian dimaksimalkan.
Ia juga meminta koordinasi dengan Kementerian Pertanian terus diperkuat.
“Saya minta pak kadis untuk memaksimalkan data dan terus mengkordinasikan ke Kementrian Pertanian agar program dan bantuan-bantuan ini benar-benar akan dirasakan oleh rakyat Gorontalo Utara”
Menurut Thariq, koordinasi dan kesiapan data menjadi bagian penting agar program pemerintah pusat dapat berjalan sesuai kebutuhan daerah.
Dengan dukungan lahan, benih, dan sarana pertanian, Gorontalo Utara berpeluang meningkatkan produksi jagung sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan industri berbasis pertanian.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





