SuluhBangsa.com, – Dinamika organisasi kembali mewarnai Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Gorontalo (DPP IKA UNG).
Menyikapi perkembangan tersebut, Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo (IKA FE UNG) menyatakan kesiapan untuk ikut memperkuat organisasi alumni.
IKA FE UNG juga mendorong proses yang terbuka dan inklusif dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi.
IKA FE UNG Dorong Proses Terbuka
Sekretaris Jenderal IKA FE UNG, Mohamad Agung Widiantoro, mengatakan pihaknya tidak ingin dinamika IKA UNG hanya berorientasi pada perebutan posisi.
Menurut Agung, momentum tersebut perlu menjadi ruang untuk membahas arah organisasi. Pembahasan juga mencakup program kerja, tata kelola, serta kontribusi IKA UNG bagi alumni dan almamater.
“Kami tidak berdiri untuk kepentingan satu kelompok. Kami hadir dengan kesadaran bahwa IKA UNG adalah rumah bersama seluruh alumni Universitas Negeri Gorontalo,” kata Agung.
Ia menegaskan, IKA FE UNG mendukung setiap proses yang bertujuan memperkuat organisasi IKA UNG.
Namun, proses tersebut harus berjalan secara terbuka dan demokratis. Selain itu, prosesnya perlu menjaga martabat organisasi dan mengutamakan kepentingan alumni serta almamater.
Buka Ruang bagi Figur Baru
IKA FE UNG juga membuka ruang bagi munculnya figur baru dalam bursa kepemimpinan DPP IKA UNG.
Figur tersebut diharapkan memiliki kapasitas dan integritas. Rekam jejak, jejaring, serta visi yang jelas juga menjadi hal penting.
“Kami tidak sedang mencari siapa yang paling kuat secara kelompok. Kami ingin melihat siapa yang paling siap bekerja dan membangun,” ujarnya.
Agung menyebut IKA FE UNG juga membuka ruang bagi para senior. Kesempatan tersebut, terutama ditujukan bagi alumni Fakultas Ekonomi yang memiliki niat dan kesiapan untuk maju.
Menurut dia, kehadiran banyak figur dapat memperkaya pilihan. Kondisi itu juga bisa menghadirkan lebih banyak gagasan untuk masa depan organisasi.
Kepemimpinan Harus Merangkul Semua
IKA FE UNG menilai DPP IKA UNG membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh alumni.
Kepemimpinan tersebut harus mencakup seluruh fakultas dan generasi alumni. Selain itu, pemimpin harus mampu menjembatani berbagai latar belakang profesi.
Karena itu, IKA FE UNG mendorong agar proses kepemimpinan tidak dibangun berdasarkan sekat primordial.
“Kami siap berdialog, membuka ruang komunikasi, dan berkolaborasi dengan seluruh elemen alumni yang memiliki komitmen yang sama untuk membangun IKA UNG,” kata Agung.
Pernah Dukung Ketua DPP IKA UNG
Dalam pemilihan Ketua DPP IKA UNG sebelumnya, IKA FE UNG menjadi salah satu pihak yang mengusung dan mendukung figur terpilih.
Figur tersebut juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi.
Pengalaman itu menjadi bagian dari dinamika organisasi. Ke depan, IKA FE UNG berharap proses kepemimpinan dapat berjalan lebih terbuka dan mengedepankan gagasan.
Momentum Membahas Masa Depan IKA UNG
IKA FE UNG berharap pemilihan Ketua DPP IKA UNG tidak sekadar menjadi kontestasi untuk mendapatkan posisi.
Momentum tersebut perlu menjadi ruang bagi alumni untuk menyampaikan visi. Para kandidat juga dapat menawarkan program terbaik untuk organisasi.
Bagi IKA FE UNG, IKA UNG harus menjadi rumah bersama seluruh alumni.
Karena itu, kepemimpinan organisasi harus mampu merangkul semua elemen. Latar belakang fakultas dan generasi tidak boleh menjadi sekat.
“Bagi kami, persoalannya sederhana. IKA UNG harus menjadi rumah bersama. Kepemimpinannya harus mampu merangkul semua,” tegasnya.
Menurut Agung, seluruh proses tersebut harus bermuara pada kepentingan alumni dan almamater.
IKA FE UNG menyatakan siap mengambil bagian dalam proses tersebut. Keterlibatan itu bukan semata untuk membesarkan organisasi alumni Fakultas Ekonomi.
IKA FE UNG ingin menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun IKA UNG yang lebih kuat, solid, inklusif, dan bermanfaat bagi alumni serta almamater. [AP]
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





