Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

ASN Jangan Korupsi Waktu, Apalagi Pungli! Pesan Thariq saat Apel Sore di sumalata

Bupati Gorontalo Utara saat Pimpin apel Sore Di Kantor camat Sumalata. (Foto/larso)

suluhbangsa.com, – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menyoroti kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), optimalisasi pendapatan daerah, hingga potensi ekonomi wilayah saat memberikan pembinaan kepada jajaran Pemerintah Kecamatan Sumalata. Kamis (22/10/26)

Thariq memimpin apel sore di Kantor Camat Sumalata di sela-sela agenda utamanya di Desa Hutokalo. Dalam kesempatan itu, ia meminta aparatur kecamatan meningkatkan tanggung jawab kerja dan tidak sekadar memenuhi kewajiban hadir di kantor.

Menurut Thariq, pemerintah kecamatan memegang peran penting dalam menjalankan kebijakan pemerintah daerah. Karena itu, setiap aparatur harus memahami tugas, menyusun rencana kerja, serta menunjukkan hasil yang terukur.

Ia juga meminta Sekretaris Camat Sumalata yang baru segera memaparkan data dan program kerja sebagai dasar evaluasi pemerintahan di tingkat kecamatan.

Thariq Soroti Kebiasaan ASN yang Korupsi Waktu

Salah satu perhatian utama Thariq dalam apel sore tersebut ialah disiplin pegawai. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan tidak cukup hanya dengan datang dan pulang sesuai jadwal, tetapi juga harus terlihat dari hasil pekerjaan.

Thariq menyinggung kebiasaan sebagian pegawai yang datang terlambat dan meninggalkan kantor sebelum waktu kerja berakhir. Ia mencontohkan pegawai yang baru tiba pukul 08.30 Wita, tetapi sudah pulang pukul 15.30 Wita.

Menurutnya, kebiasaan tersebut mencerminkan persoalan tanggung jawab terhadap waktu kerja yang seharusnya digunakan untuk melayani masyarakat.

Thariq pun mengingatkan seluruh ASN agar menghargai waktu kerja dan menjalankan tugas secara penuh. Ia ingin setiap pegawai memberikan kontribusi nyata, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Dalam arahannya, Thariq juga mengimbau ASN rutin menunaikan zakat. Ia mengingatkan pentingnya zakat sebagai kewajiban agama sekaligus sarana membersihkan harta.

PBB dan Sarang Walet Jadi Perhatian

Selain kedisiplinan, Thariq meminta jajaran Kecamatan Sumalata memperkuat pendataan potensi pendapatan daerah. Ia secara khusus menyoroti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang membutuhkan data akurat agar pemerintah dapat mengoptimalkan penerimaannya.

Aparatur kecamatan perlu memeriksa dan merapikan data wajib pajak. Langkah tersebut penting untuk mendukung pengelolaan pendapatan daerah secara lebih terarah.

Thariq juga meminta jajarannya mendata potensi ekonomi lokal, termasuk usaha sarang burung walet yang berkembang di wilayah Sumalata.

Pendataan yang cermat dapat membantu pemerintah mengenali sumber ekonomi masyarakat sekaligus memetakan peluang peningkatan pendapatan daerah.

Tegas Larang Pungli, Minta Warga Siaga Kemarau

Dalam pembinaan tersebut, Thariq turut mengingatkan aparatur agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam bentuk apa pun. Ia meminta seluruh jajaran menjaga integritas dan memberikan pelayanan tanpa membebani masyarakat dengan pungutan yang tidak sesuai ketentuan.

Menjelang penutupan apel, Thariq juga menyoroti kondisi cuaca dan potensi dampak musim kemarau. Ia menginstruksikan aparatur kecamatan bersama pemerintah desa untuk aktif menyampaikan himbauan kepada masyarakat mengenai langkah antisipasi.

Ia berharap jajaran pemerintahan dapat menjalankan fungsi pelayanan, pengawasan, dan penyampaian informasi secara proaktif.

Setelah memimpin apel sore dan memberikan pembinaan di Kantor Camat Sumalata, Thariq melanjutkan agenda utamanya di Desa Hutokalo. Di desa tersebut, ia dijadwalkan memimpin penyerahan bantuan sarana dan prasarana perikanan serta pertanian.

Kegiatan itu juga mencakup sosialisasi pengurusan surat rekomendasi BBM bersubsidi, BPJS Ketenagakerjaan, serta TEMANI LAUT atau pembukaan ekosistem kamar-kamar ikan laut. [AP]

... Dilihat

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *