Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

KNMP Sumalata dan Tolinggula Jadi Sorotan, TIDAR Desak Pengawasan Ketat, Pembangunan Jangan Asal-Asalan

Ketua TIDAR Kabupaten Gorontalo Utara, Febrian Mohu. (Foto/Ist)

SuluhBangsa.com, – Ketua TIDAR Kabupaten Gorontalo Utara, Febrian Mohu, menyoroti pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kecamatan Sumalata dan Tolinggula.

Ia meminta seluruh pihak memastikan proyek strategis nasional (PSN) tersebut berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, pembangunan harus mengutamakan kualitas dan manfaat bagi masyarakat.

Febrian menyayangkan munculnya sorotan publik terkait dugaan penggunaan material yang tidak sesuai dalam proyek KNMP di dua kecamatan tersebut.

TIDAR Minta Evaluasi Proyek KNMP

Febrian berharap persoalan serupa tidak kembali muncul pada titik pembangunan KNMP lainnya di Gorontalo Utara.

Ia menilai, pemerintah perlu memperkuat pengawasan agar setiap proyek memenuhi ketentuan teknis. Dengan begitu, pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir.

“Harapannya ke depan, di beberapa titik pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini di Kabupaten Gorontalo Utara tidak terulang lagi, sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama tercapai, pada umumnya pertumbuhan ekonomi lokal di masing-masing wilayah,” ujar Febrian.

Karena itu, ia meminta Dinas Kelautan dan Perikanan Gorontalo Utara mengevaluasi pelaksanaan proyek tersebut.

Ia juga mendorong dinas terkait berkoordinasi dengan para pelaksana untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi.

Desak DLH Periksa Material Pasir

Selain evaluasi proyek, Febrian meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun langsung ke lapangan.

Ia mendorong DLH memeriksa legalitas sumber pasir yang diduga bermasalah. Jika petugas menemukan indikasi pelanggaran, ia meminta instansi tersebut mengambil langkah sesuai kewenangannya.

Febrian juga mendorong penghentian sementara penggunaan pasir yang diduga ilegal sampai pihak terkait memastikan legalitasnya.

Menurutnya, pengawasan harus mencakup kepatuhan terhadap aturan lingkungan dan perizinan. Langkah tersebut penting agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru.

Harapkan Ekonomi Nelayan Tumbuh

Febrian berharap pembangunan KNMP mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menegaskan bahwa pemerintah dan pelaksana proyek perlu menjaga kualitas pekerjaan. Selain itu, seluruh pihak harus memastikan penggunaan material sesuai ketentuan.

Dengan pengawasan yang ketat, program KNMP diharapkan mencapai tujuannya. Masyarakat pun dapat merasakan manfaat pembangunan secara berkelanjutan. [AP]

... Dilihat

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *