SuluhBangsa.com, – Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Hasan Yusuf, meminta pejabat baru segera menunjukkan kinerja nyata.
Ia menegaskan bahwa setiap pejabat harus menerjemahkan program unggulan daerah ke dalam rencana kerja yang terukur.
Nurjanah menyampaikan hal itu saat menghadiri pemaparan analisis tugas pokok dan fungsi (TUSI) pejabat administrator eselon III, pejabat eselon IV, dan pejabat fungsional. Bupati Thariq Modanggu melantik para pejabat tersebut pada 16 Oktober 2026.
Kegiatan berlangsung di Ruang Tinepo, Kantor Bupati Gorontalo Utara, Selasa (27/10/26). Sekretaris Daerah Suleman Lakoro dan Kepala BKPP Dahlan Uwante turut mendampingi Nurjanah.
Pejabat Harus Punya Target Kerja Jelas
Dalam kegiatan itu, setiap pejabat memaparkan tugas, tanggung jawab, dan rencana kerja sesuai jabatannya.
Pemerintah daerah ingin menjadikan dokumen TUSI sebagai pedoman kerja. Dokumen tersebut juga harus membantu pemerintah mengukur kinerja setiap pejabat.
Nurjanah meminta seluruh pejabat menyelaraskan rencana kerja dengan 10 program unggulan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.
Ia mendorong setiap perangkat daerah mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya.
Menurut arah kebijakan tersebut, setiap program harus memiliki kegiatan nyata, target, dan indikator keberhasilan. Setiap pejabat juga perlu mempertanggungjawabkan hasil kerjanya.
10 Program Unggulan Pemkab Gorut
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara memiliki 10 program unggulan sebagai arah pembangunan daerah.
Berikut daftar program tersebut:
1. G2-10 Plus, program pemberdayaan masyarakat berbasis peternakan.
2. GAM (Gerakan Agro Mopomulo) – One Man Ten Trees G30PB, gerakan pengembangan pertanian dan penanaman pohon.
3. Semarak Masjid Gereja, program penguatan kehidupan keagamaan dan kerukunan antarumat beragama.
4. Motabi Kambungu, gerakan yang mendorong kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
5. Jemput Takdir, inovasi layanan perpustakaan untuk mendekatkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
6. Temani Laut, program pengembangan potensi kelautan dan perikanan.
7. BERPADU (Berbasis Pendapatan untuk Gorontalo Utara Maju), program penguatan pendapatan daerah.
8. Sekolah/Puskesmas/Keluarga SKS (Surga Kasih Sayang), penguatan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan, layanan kesehatan, dan keluarga.
9. UMKM Bercahaya, program pemberdayaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
10. Tolopani Award, program apresiasi untuk mendorong peningkatan kinerja sesuai sasaran daerah.
Nurjanah meminta setiap pejabat menghubungkan program tersebut dengan rencana kerja di unit masing-masing. Dengan begitu, setiap perangkat daerah dapat bekerja secara terarah dan saling mendukung.
Nurjanah Soroti Disiplin ASN
Selain target kinerja, Nurjanah menyoroti kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan para pejabat agar menaati jam kerja, termasuk waktu masuk dan pulang kantor.
Nurjanah juga menekankan pentingnya loyalitas kepada pimpinan dalam menjalankan tugas kedinasan. Ia menilai disiplin dan tanggung jawab sebagai bagian penting dari profesionalisme aparatur.
Rencana kerja yang baik membutuhkan komitmen pelaksanaan. Karena itu, setiap pejabat harus menjaga konsistensi dan memastikan tugas berjalan sesuai target.
Dorong Birokrasi Lebih Efektif
Melalui pemaparan TUSI ini, Pemkab Gorontalo Utara mendorong para pejabat baru segera beradaptasi dengan tanggung jawab masing-masing.
Pemerintah daerah juga ingin memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini diharapkan dapat menyatukan pelaksanaan program dan mencegah tumpang tindih pekerjaan.
Penyelarasan tugas, target kinerja, dan disiplin ASN menjadi bagian dari upaya Pemkab Gorontalo Utara memperkuat tata kelola pemerintahan.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [AP]
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





