SuluhBangsa.com, – Koperasi Bukit Sawit Popayato kembali membagikan dana plasma kepada anggota di lima desa binaan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Koperasi menyalurkan dana tersebut setiap tiga bulan. Program ini menjadi salah satu bentuk pembagian manfaat ekonomi dari pengelolaan perkebunan plasma.
Pada periode Juli hingga September 2026, setiap anggota menerima Rp400.000.
Pengurus koperasi menyalurkan dana secara bertahap. Desa Tahele, Kecamatan Popayato Timur, menjadi lokasi pertama. Selanjutnya, pengurus melanjutkan pembagian ke Desa Tunas Harapan dan Desa Bukit Tingki, Kecamatan Popayato.
Koperasi Bukit Sawit Popayato merupakan koperasi binaan PT Sawit Tiara Nusa.
Ketua Koperasi Bukit Sawit Popayato, Hamit Liputo, mengatakan dana plasma memberi manfaat langsung kepada anggota.
Menurut Hamit, nilai penerimaan anggota berpeluang meningkat pada periode berikutnya. Ia menyebut Sisa Hasil Plasma (SHP) akan naik menjadi Rp500.000 per anggota.
“Ke depan penerimaan SHP ke anggota akan naik menjadi Rp500.000 per orang,” kata Hamit, Selasa (29/9/26).
Hamit berharap anggota dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia juga menilai bantuan itu penting bagi masyarakat yang menghadapi musim kemarau.
“Harapan kami dengan adanya dana plasma ini bisa sedikit membantu masyarakat, terlebih dengan keadaan musim kemarau yang melanda,” ujarnya.
Saat ini, Koperasi Bukit Sawit Popayato memiliki anggota yang tersebar di lima desa binaan. Desa tersebut meliputi Tahele di Kecamatan Popayato Timur serta Tunas Harapan, Bukit Tingki, Dambalo, dan Telaga di Kecamatan Popayato.
Pembagian dana setiap tiga bulan menjadi salah satu manfaat ekonomi dari pengelolaan perkebunan plasma.
Pengurus koperasi berharap program tersebut terus memberi manfaat bagi anggota. Selain itu, koperasi ingin memperkuat kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp


