Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

Sakit Hati Difoto dan Dijadikan Stiker WA, Pegawai Outsourcing Nekat Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar

SuluhBangsa.com, – Berawal dari rasa sakit hati akibat kerap dijadikan bahan olok-olokan dan stiker WhatsApp di lingkungan kerja, MFA (24) nekat membakar Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Aksi nekat tenaga outsourcing tersebut mematahkan dugaan awal yang menyebut insiden pada Selasa (11/8/) pagi itu dipicu oleh korsleting listrik.

Polres Kukar resmi menetapkan MFA, yang sehari-hari bertugas sebagai operator Command Center dari pihak ketiga, sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif.

Bermula dari Perundungan Sesama Pegawai Outsourcing

Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan motif emosional yang mendasari aksi nekat pelaku. MFA mengaku tak sanggup lagi menahan rasa kesal karena rekan-rekannya kerap mengambil fotonya secara diam-diam untuk dijadikan bahan lelucon.

“Motifnya, pelaku merasa kesal dengan lingkungan Diskominfo, karyawan lain, karena dirinya sering difoto, terus dimasukkan ke grup, dibuat bahan olokan, kemudian dijadikan stiker,” ujar AKP Elnath.

Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengonfirmasi bahwa perselisihan tersebut murni terjadi di lini tenaga outsourcing.

Ia menegaskan tidak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai tetap Diskominfo yang terlibat dalam konflik internal tersebut.

Direncanakan Sejak Malam dan Siramkan Pertalite

Aksi pembakaran ini diduga telah direncanakan MFA sejak malam sebelumnya. Pada Selasa pagi, pelaku sengaja datang lebih awal ke kantor dengan membawa botol plastik berkapasitas 1.500 mililiter yang berisi bahan bakar jenis Pertalite.

MFA kemudian naik ke lantai tiga dan masuk ke ruang rapat. Di sana, ia menyiramkan Pertalite ke bagian belakang pintu lalu menyulutnya menggunakan korek api.

Berikut adalah rentetan kronologi kejadian berdasarkan temuan penyidik:

  • Pukul 07.20 WITA: Kobaran api mulai terlihat membakar pintu dan sejumlah peralatan di ruang rapat. Seorang saksi melihat MFA berlari menuruni tangga sambil memegang wadah bekas bahan bakar.
  • Aksi Alarm Emergency: Sebelum melarikan diri dari lokasi, MFA sempat menekan tombol emergency di depan ruang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) untuk memicu alarm kebakaran.
  • Pukul 08.30 WITA: Petugas gabungan bersama masyarakat sekitar berhasil memadamkan kobaran api secara penuh.

Penyelidikan dan Barang Bukti

Kerusakan fisik terkonsentrasi pada area ruang rapat lantai tiga. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa maupun korban luka.

Sejumlah media nasional turut mengonfirmasi penetapan status hukum pelaku. ANTARA melaporkan bahwa penahanan dan pemeriksaan MFA telah berlangsung sejak hari kejadian. Sementara itu, kumparan membenarkan status MFA yang kini telah resmi menjadi tersangka untuk menjalani proses hukum.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim penyidik Polres Kukar berhasil menyita beberapa barang bukti penting, yaitu:

  1. Rekaman dari tiga unit kamera CCTV lokasi kejadian.
  2. Sisa material bangunan yang terbakar.
  3. Satu galon air mineral kapasitas 19 liter.
  4. Botol plastik 1.500 mililiter yang masih berisi sekitar satu liter Pertalite.

Saat ini, Polres Kutai Kartanegara terus mendalami seluruh rangkaian perencanaan hingga pelaksanaan aksi pembakaran tersebut guna melengkapi berkas perkara tersangka.

... Dilihat

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *