Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

Irwan A. Usman Luncurkan Desa Siaga Aktif TBC dan Kukuhkan Satgas KTR di Sumalata

banner 120x600
banner 468x60

SuluhBangsa.com, Gorontalo Utara – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus memperkuat upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu langkahnya adalah meluncurkan Desa Siaga Aktif Tuberkulosis (TBC) dan mengukuhkan Satuan Tugas Kawasan Tanpa Rokok (Satgas KTR) se-Kecamatan Sumalata.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gorontalo Utara, Irwan A. Usman, mewakili Bupati Gorontalo Utara membuka kegiatan tersebut di Aula Sobuto, Kecamatan Sumalata, Rabu (15-7).

banner 325x300

Dalam berbagai hal, Irwan menegaskan bahwa Desa Siaga Aktif TBC menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah mendukung program nasional eliminasi tuberkulosis. Melalui program ini, pemerintah desa didorong lebih aktif menemukan kasus TBC.

Selain itu, desa juga membantu pasien hingga pengobatan selesai. Upaya tersebut sekaligus mencegah munculnya penularan baru.

“Keberhasilan penanggulangan TBC tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan. Pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga juga harus terlibat. Dengan kolaborasi tersebut, penanganan dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar Irwan.

Menurut Irwan, Satgas KTR bertugas melindungi hak masyarakat untuk memperoleh udara bersih. Satgas juga akan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya Kawasan Tanpa Rokok.

Penerapan aturan tersebut dilakukan di fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, perkantoran, dan ruang publik lainnya.

“Kawasan Tanpa Rokok tidak bertujuan membatasi kebiasaan merokok semata. Kebijakan ini melindungi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok yang rentan dari paparan asap rokok. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan produktif,” jelasnya.

Irwan berharap Desa Siaga Aktif TBC dan Satgas KTR menjadi gerakan bersama di Gorontalo Utara. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi.

Melalui sinergi tersebut, pengendalian TBC dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *