Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

Buka Seminar IBI, Mariyati Mohamad Ingatkan Bidan Gorut: Jangan Galak kepada Pasien

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo Utara, Mariyati Mohamad. (Dok, Larso Humas)
banner 120x600
banner 468x60

SuluhBangsa.com, Gorontalo Utara – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo Utara, Mariyati Mohamad, membuka Seminar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Gorontalo Utara, Minggu (19/7).

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan seluruh bidan agar mengedepankan pelayanan yang ramah dan humanis.

banner 325x300

Menurut Mariyati, sikap tenaga kesehatan sangat memengaruhi keberanian ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan atau melahirkan di fasilitas kesehatan.

Ia menilai pelayanan yang kurang ramah dapat membuat masyarakat enggan datang ke puskesmas maupun rumah sakit.

“Saya pernah menjadi pasien. Ketemu ibu bidan yang galaknya minta ampun. Padahal pasien perlu penjelasan dan dukungan, bukan dimarahi atau dibentak,” kenang Mariyati saat menceritakan pengalaman melahirkan anak pertamanya di rumah sakit pada 1999.

Ia menegaskan, tenaga kesehatan harus membangun komunikasi yang baik dengan setiap pasien.

Senyum, sapaan, dan sikap menghargai akan membuat ibu hamil merasa lebih tenang saat menjalani persalinan.

“Kalau bisa kita saling menghargai. Sambut pasien dengan senyuman, karena senyum adalah ibadah. Ibu yang hendak melahirkan pasti lebih semangat jika melihat bidannya ramah dan selalu tersenyum,” ujarnya.

Sebagai Ketua GOW, Mariyati juga mengajak seluruh tenaga kesehatan di Gorontalo Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Menurutnya, pelayanan yang profesional harus berjalan seiring dengan kepedulian dan empati kepada pasien.

Seminar bertema “Optimalisasi Peran Bidan di Era Transformasi Digital untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi” itu menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Ketua IBI Provinsi Gorontalo.

Mariyati mengapresiasi langkah IBI Gorontalo Utara yang terus meningkatkan kompetensi para bidan melalui berbagai kegiatan ilmiah.

Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh mengurangi nilai-nilai kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan.

Menurutnya, rekam medis elektronik, aplikasi kesehatan, dan berbagai inovasi digital hanya menjadi alat bantu.

Pelayanan yang ramah, etika profesi, dan kepedulian kepada pasien tetap menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi di Gorontalo Utara.

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *