SuluhBangsa.com, – Regenerasi atlet catur di Kabupaten Gorontalo Utara mulai menunjukkan hasil. Pecatur muda Moh. Fajri H. Pombo atau Aji berhasil meraih gelar Master Nasional (MN) setelah tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 di Banten.
Aji mencatat pencapaian tersebut saat usianya baru 19 tahun. Prestasi itu sekaligus menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga catur di Gorontalo Utara.
Bahkan, pencapaian tersebut menempatkan Aji sebagai salah satu pecatur muda potensial yang kini mampu bersaing di level nasional. Ia juga disebut menjadi pemegang gelar Master Nasional termuda di wilayah Sulawesi.
Buah Pembinaan Catur di Daerah
Keberhasilan Aji tidak datang begitu saja. Pembinaan atlet yang berjalan melalui kolaborasi berbagai pihak turut memberikan ruang bagi pecatur muda untuk mengembangkan kemampuannya.
Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gorontalo bersama jajaran pengurus Percasi Gorontalo Utara terus mendorong pembinaan atlet agar mampu bersaing pada berbagai kejuaraan.
Kini, gelar Master Nasional yang diraih Aji menjadi salah satu hasil dari proses tersebut. Selain membawa nama pribadi, prestasinya juga membawa nama Gorontalo Utara dan Provinsi Gorontalo ke tingkat nasional.
Di sisi lain, dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan KONI Gorontalo Utara turut menjadi bagian penting dalam mendorong atlet mengikuti kompetisi dan meningkatkan prestasi.
Bupati Gorontalo Utara yang juga menjabat Ketua Umum KONI Gorontalo Utara memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur.
Jadi Motivasi Pecatur Muda
Gelar Master Nasional yang diraih Aji diharapkan tidak menjadi akhir dari perjalanan prestasinya. Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi awal untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Selain itu, keberhasilan pecatur berusia 19 tahun tersebut diharapkan mampu memotivasi anak-anak muda Gorontalo Utara untuk menekuni olahraga catur.
Prestasi Aji juga membuka harapan baru bagi regenerasi atlet. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, Gorontalo Utara memiliki peluang melahirkan lebih banyak pecatur yang mampu bersaing pada tingkat regional maupun nasional.
Karena itu, sinergi antara Percasi, KONI, pemerintah daerah, pelatih, dan atlet menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan.
Keberhasilan Aji meraih gelar Master Nasional menjadi bukti bahwa pecatur muda daerah memiliki peluang untuk menembus level nasional. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi sekaligus mendorong lahirnya generasi baru pecatur dari Gorontalo Utara. [AP]
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





