Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
✓
Jangkauan Luas Pembaca aktif
↗
Promosi Efektif Brand makin terlihat
★
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

MoU Cahaya Tambang-Danaradja, Gorontalo Utara Siapkan Langkah Menuju Hilirisasi Mineral

Momen Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara Teken MoU bersama PT Danaradja Inovasi Nasional, Dihadiri Langsung Asisten I Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman untuk Mewakili Bupati gorontalo Utara di bekasi Jawa Barat, (dok.Diskominfo Kolaborasi Al)

suluhBangsa.com, – Pengembangan potensi mineral Gorontalo Utara memasuki babak baru. Koperasi Cahaya Tambang Gorontalo Utara resmi menggandeng PT Danaradja Inovasi Nasional melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.

Kesepakatan tersebut berlangsung dalam kegiatan Gathering Gold Mining Investment di Hotel Horison, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/9/26).

MoU ini menjadi pijakan awal bagi kedua pihak untuk membuka peluang investasi di sektor pertambangan mineral Gorontalo Utara.

Asisten I Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Dr. Irwan Abudi Usman, hadir mewakili Bupati Gorontalo Utara dalam kegiatan tersebut.

MoU Buka Peluang Investasi

Irwan menyambut baik kerja sama antara Koperasi Cahaya Tambang dan PT Danaradja Inovasi Nasional.

Menurutnya, kerja sama tersebut dapat memperkuat sinergi antara koperasi daerah dan dunia usaha.

Pemerintah daerah berharap investasi yang masuk tidak hanya berorientasi pada pengambilan bahan mentah.

Sebaliknya, investasi harus mampu menciptakan nilai tambah di daerah.

“Ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi investasi dalam pengelolaan potensi mineral Gorontalo Utara. Tentunya investasi yang dikembangkan harus memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat,” ujar Irwan.

Ia mengatakan, pemerintah daerah mendorong agar kerja sama tersebut berkembang menuju pengolahan dan hilirisasi mineral.

Dorong Pengolahan Mineral di Gorontalo Utara

Irwan menilai hilirisasi menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pertambangan.

Pemerintah daerah ingin sebagian proses pengolahan mineral berlangsung di Gorontalo Utara.

Langkah tersebut dinilai dapat membuka aktivitas ekonomi baru.

Selain itu, pengolahan di daerah berpotensi memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

“Kita mendorong penuh pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter skala kecil hingga menengah langsung di wilayah Gorontalo Utara untuk menciptakan nilai tambah,” katanya.

Karena itu, MoU tersebut tidak hanya dipandang sebagai kerja sama investasi.

Kesepakatan itu juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan industri pengolahan mineral di daerah.

Koperasi Libatkan Masyarakat

Keterlibatan Koperasi Cahaya Tambang juga mendapat perhatian pemerintah daerah.

Menurut Irwan, koperasi dapat menjadi wadah keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sektor pertambangan.

Dengan pola tersebut, manfaat ekonomi investasi diharapkan tidak hanya dinikmati pelaku usaha.

Masyarakat juga dapat mengambil bagian melalui berbagai sektor pendukung.

“Investasi yang masuk wajib memberikan dampak langsung yang dirasakan oleh rakyat Gorontalo Utara,” tegasnya.

Dampak tersebut dapat diwujudkan melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Selain itu, masyarakat dapat memperoleh kesempatan peningkatan keterampilan.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan UMKM dan pengusaha daerah dalam rantai pasok pertambangan.

Investasi Tetap Perhatikan Lingkungan

Di sisi lain, Pemkab Gorontalo Utara mengingatkan agar pengembangan pertambangan tetap mengikuti aturan.

Aspek lingkungan juga menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut.

Irwan mendorong penggunaan teknologi pengolahan yang lebih ramah lingkungan.

Penggunaan teknologi non-merkuri juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.

“Industri wajib mengadopsi inovasi teknologi ramah lingkungan atau non-merkuri guna menjaga ekosistem air bawah tanah dan wilayah pesisir kita,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya reklamasi.

Pemulihan lingkungan harus masuk dalam perencanaan kegiatan pertambangan sejak awal.

Langkah Awal Transformasi Pertambangan

Penandatanganan MoU antara Koperasi Cahaya Tambang dan PT Danaradja Inovasi Nasional menjadi langkah awal pengembangan investasi mineral di Gorontalo Utara.

Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut berkembang secara terarah.

Selain investasi, pemerintah ingin sektor pertambangan mendorong hilirisasi.

Dengan demikian, potensi mineral tidak hanya menghasilkan bahan mentah.

Sektor tersebut juga diharapkan membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Gorontalo Utara menilai pengembangan pertambangan harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan lingkungan.

... Dilihat

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *