Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

Bupati Thariq Canangkan Gerakan 1 Juta Pohon Buah, Dimulai dari Penanaman 500 Bibit di Molantadu

Bupati gorontalo utara, thariq Modanggu Saat memimpin penanaman Pohon di desa molantadu. doc: suluhbangsa
banner 120x600
banner 468x60

SuluhBangsa.com, Gorontalo – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu mencanangkan Gerakan 1 Juta Pohon Buah sebagai salah satu program unggulan Pemerintahan Bercahaya. Pencanangan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat penghijauan sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Thariq memulai gerakan itu dengan menanam 500 bibit pohon buah di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, Selasa (30/6). Kegiatan tersebut sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026

banner 325x300

Gerakan ini juga menjadi implementasi Program Gerakan Agro Mopomulo (GAM), khususnya target One Man Ten Trees atau satu orang menanam sepuluh pohon. Pemerintah daerah berharap program tersebut mampu membangun budaya menanam di tengah masyarakat.

Targetkan Penghijauan Sekaligus Bernilai Ekonomi

Thariq menjelaskan bahwa Gerakan 1 Juta Pohon Buah tidak hanya bertujuan menghijaukan wilayah Gorontalo Utara. Pemerintah juga ingin menghadirkan tanaman yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang.

Karena itu, pemerintah memilih pohon buah sebagai bagian dari gerakan tersebut. Selain menjaga keseimbangan lingkungan, pohon buah juga dapat memberikan hasil yang bernilai bagi warga.

Menurut Thariq, keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya bibit yang ditanam. Sebaliknya, pemerintah akan menilai keberhasilan dari jumlah pohon yang tumbuh hingga produktif.

Penanaman Tidak Boleh Berakhir Seremoni

Thariq mengingatkan seluruh pihak agar tidak menjadikan penanaman pohon sebagai kegiatan seremonial. Ia meminta semua peserta ikut bertanggung jawab merawat pohon yang telah ditanam.

Selain itu, ia menginstruksikan petugas melakukan pemantauan secara berkala. Mereka harus memeriksa kondisi setiap pohon agar tetap hidup. Jika menemukan pohon yang mati, petugas wajib segera menggantinya.

“Pohon yang kita tanam ini harus kita evaluasi, apakah hidup atau mati. Kalau mati harus diganti. Mari kita gelorakan kembali semangat menanam pohon,” tegas Thariq.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan kegiatan menanam sebagai gerakan bersama. Menurutnya, setiap pohon yang tumbuh merupakan investasi bagi kualitas lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.

Libatkan Berbagai Unsur

Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara melibatkan berbagai unsur dalam pencanangan Gerakan 1 Juta Pohon Buah. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, perwakilan PT HTI Grup, PT Gorontalo Listrik Perdana (PLTU Tanjung Karang), serta masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berharap Gerakan 1 Juta Pohon Buah terus berkembang menjadi gerakan bersama. Dengan begitu, target penghijauan daerah dapat tercapai sekaligus memberi manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *