SuluhBangsa.com, – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara bergerak cepat untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan ancaman kekeringan di wilayah pertanian serta pemukiman warga.
Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menemui Direktur Air Baku dan Air Tanah Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Firman Mohamad, di Jakarta.
Thariq menempuh langkah diplomasi infrastruktur ini di sela-sela kesibukannya.
ia sedang menyelesaikan penyusunan disertasi doktoral. Namun, ia tetap memperjuangkan kepastian pasokan air bagi daerahnya.
“Alhamdulillah, Bapak Direktur Firman Mohamad menyambut kami dengan sangat baik. Beliau memberi kesempatan kepada kami untuk menginput semua kebutuhan air masyarakat. Peluang ini mencakup kawasan irigasi kabupaten maupun sawah tadah hujan,” ujar Thariq.
Pertemuan tersebut memberikan angin segar bagi sektor pertanian dan pasokan air bersih. Kementerian PU membuka ruang pengusulan program bantuan secara komprehensif.
Usulan ini mencakup pemetaan seluruh lahan pertanian yang rentan kekeringan. Kementerian juga menyasar kawasan pemukiman yang membutuhkan pasokan air baku mendesak.
Thariq bersama Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gorontalo Utara merespons cepat lampu hijau dari pusat.
Ia langsung menginstruksikan Kepala Bidang PSDA dan Kepala Dinas Pertanian untuk bergerak. Mereka harus segera merampungkan pendataan teknis di lapangan.
“Saya segera memerintahkan Kabid PSDA dan Kadis Pertanian untuk memaksimalkan data dan penginputan. Insya Allah, pemerintah pusat akan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat Gorontalo Utara,” tegasnya.
Langkah integrasi data kebutuhan air irigasi dan lahan tadah hujan ini sangat krusial.
Harapannya, bantuan dari Kementerian PU dapat memprioritaskan Gorontalo Utara. Dengan begitu, daerah ini bisa menekan dampak kemarau secara berkelanjutan.
Di samping mengupayakan bantuan air baku, Thariq juga menyampaikan imbauan penting kepada seluruh warganya.
Ia meminta para petani dan masyarakat umum untuk menjaga lingkungan selama musim kemarau.
“kepada para petani dan masyarakat pada umumnya. Tolong jangan melakukan pembakaran di lahan, tepi jalan, hutan, maupun di pekarangan. Tindakan itu akan membahayakan keselamatan dan sangat merugikan kita semua,” imbau Thariq
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





