SuluhBangsa.com, – Lingkungan rumah ibadah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Bupati Thariq Modanggu melihat kawasan masjid dapat menjadi bagian penting dari gerakan penghijauan di daerah.
Hal itu terlihat saat Thariq melaksanakan Salat Jumat bersama jamaah di Masjid Atuna Mantulangi, Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Jumat (11/9).
Usai Salat Jumat, Thariq tidak langsung meninggalkan lokasi. Ia meninjau kondisi masjid dan sejumlah fasilitas penunjang yang digunakan masyarakat.
Bupati Perhatikan Lingkungan Masjid
Dalam kunjungan tersebut, Thariq melihat kondisi bangunan masjid. Ia juga memperhatikan ketersediaan air dan kondisi lingkungan di sekitar rumah ibadah.
Dari peninjauan itu, kawasan sekitar masjid dinilai masih memiliki ruang untuk ditata dan dihijaukan.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara berencana mendorong penanaman pohon di lingkungan Masjid Atuna Mantulangi.
Langkah tersebut diharapkan membuat kawasan masjid lebih hijau, teduh, dan nyaman.
Selain itu, penghijauan juga dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Satukan Mopomulo dan Semarak Masjid-Gereja
Rencana penanaman pohon tersebut sekaligus menyatukan semangat dua program pemerintah daerah, yakni Mopomulo dan Semarak Masjid-Gereja.
Program Mopomulo mendorong masyarakat untuk menanam serta merawat lingkungan secara bersama-sama.
Sementara itu, program Semarak Masjid-Gereja memberi perhatian terhadap kebersihan, kenyamanan, fasilitas, dan lingkungan rumah ibadah.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah ingin menghadirkan konsep rumah ibadah yang lebih dari sekadar tempat beribadah.
Masjid dan gereja juga diharapkan memiliki lingkungan yang bersih, hijau, teduh, dan nyaman.
Melihat Kebutuhan Secara Langsung
Kunjungan Thariq ke Masjid Atuna Mantulangi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat kebutuhan masyarakat secara langsung.
Dengan turun ke lapangan, pemerintah dapat mengetahui kondisi fasilitas dan lingkungan rumah ibadah secara lebih nyata.
Temuan tersebut kemudian dapat menjadi bahan perhatian dalam pelaksanaan program pemerintah daerah.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara untuk menghubungkan pembangunan lingkungan dengan kehidupan keagamaan masyarakat.
Dengan demikian, gerakan penghijauan tidak hanya berlangsung di ruang terbuka. Lingkungan rumah ibadah juga dapat menjadi titik tumbuh budaya menanam, merawat alam, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





