SuluhBangsa.com, – Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Gorontalo Utara menyimpan kisah haru dari seorang pelajar asal Kecamatan Sumalata.
Namanya Rizki Aditya Patamani. Siswa SMA Negeri 2 Gorontalo Utara itu mendapat kesempatan membentangkan Sang Merah Putih dalam upacara penaikan bendera, Senin (17/8).
Anak Kuli Bangunan
Rizki lahir di Sumalata pada 13 Januari 2009. Ia merupakan putra pasangan Indri Ahmad dan Adram Patamani.
Sang ayah bekerja sebagai kuli bangunan. Dari keluarga sederhana itu, Rizki tumbuh dengan satu tekad untuk meraih cita-citanya.
Kesempatan bergabung dengan Paskibraka menjadi pengalaman berharga bagi Rizki.
Ia tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga membawa harapan besar untuk masa depannya.
Membentangkan Merah Putih
Pada upacara penaikan bendera pagi hari, Rizki menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.
Sementara pada upacara penurunan bendera sore hari, Rizki mendapat tugas sebagai bagian dari Pasukan 17.
Bagi Rizki, berdiri di hadapan Merah Putih menjadi momen yang membanggakan. Namun, kebahagiaan itu juga mengingatkannya pada perjuangan kedua orang tuanya.
“Saya senang dan bangga. Untuk orang tua, saya mendoakan semoga selalu sehat karena sudah berjuang untuk saya sampai di titik ini,” ujar Rizki dengan haru.
Menyimpan Mimpi Jadi Polisi
Rizki mengikuti Paskibraka bukan tanpa alasan. Ia ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai langkah untuk mengejar cita-citanya menjadi anggota Polri.
Latihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjadi Paskibraka menjadi bekal bagi Rizki untuk terus membentuk dirinya.
Ia sadar perjalanan menuju cita-cita masih panjang.
Namun, Rizki ingin terus berusaha dan membanggakan kedua orang tuanya.
Dari Sumalata, anak seorang kuli bangunan itu kini berdiri tegap di hadapan Merah Putih.
Di balik langkahnya, tersimpan satu mimpi sederhana namun besar: menjadi polisi dan membalas perjuangan orang tuanya.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





