SuluhBangsa.com, Gorontalo – Gugurnya Jerman dan Belanda dari Piala Dunia 2026 membawa dampak besar terhadap peta persaingan menuju gelar juara. Berdasarkan simulasi terbaru Supercomputer Opta, peluang Prancis mengangkat trofi kini meningkat signifikan.
Model prediksi Opta menempatkan Les Bleus sebagai favorit juara dengan peluang mencapai 22,47 persen. Angka itu naik tajam dibandingkan 16,08 persen saat babak 16 besar belum dimulai.
Kenaikan peluang tersebut terjadi setelah Jerman dan Belanda gagal melanjutkan langkahnya. Jerman tersingkir usai kalah adu penalti dari Paraguay. Sementara itu, Maroko menghentikan langkah Belanda melalui drama adu penalti.
Jalan Prancis Dinilai Lebih Ringan
Sebelum dua tim itu tersingkir, bagan fase gugur berpotensi mempertemukan Prancis dengan Jerman di babak 16 besar. Jika terus melaju, Les Bleus juga bisa bertemu Belanda pada perempat final.
Namun, hasil mengejutkan itu mengubah peta persaingan. Dengan absennya Jerman dan Belanda, jalur yang mungkin dilalui Prancis dinilai lebih terbuka dibandingkan sebelumnya.
Meski demikian, Prancis belum memastikan tempat di babak 16 besar. Pasukan Didier Deschamps masih harus menghadapi Swedia pada babak 32 besar.
Opta Tetap Jagokan Les Bleus
Walau belum memainkan laga 32 besar, Supercomputer Opta tetap menempatkan Prancis sebagai kandidat terkuat untuk menjadi juara dunia.
Di bawah Prancis, juara bertahan Argentina menempati posisi kedua dengan peluang 15,90 persen. Spanyol berada di urutan ketiga dengan 13,20 persen, disusul Brasil 11,29 persen dan Inggris 9,32 persen.
Prediksi tersebut berasal dari jutaan simulasi pertandingan yang dijalankan Supercomputer Opta. Model itu memperhitungkan performa tim, kekuatan skuad, serta jalur pertandingan di fase gugur. Meski begitu, hasil simulasi tersebut hanya menunjukkan peluang statistik dan bukan jaminan hasil akhir pertandingan.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp














