Suluhbangsa.com, Gorontalo – Kemenangan 1-0 Inter Miami atas CF Montreal di Stade Saputo harus dibayar mahal dengan momen mencekam. Penyerang timnas Meksiko, Germán Berterame, mendadak tak sadarkan diri di tengah lapangan usai mengalami insiden benturan keras di kepala, sebelum akhirnya Luis Suarez mengunci kemenangan lewat aksi penalti Panenka.
Suasana haru dan panik menyelimuti lapangan saat pertandingan baru berjalan. Berterame terlibat duel udara sengit dengan bek Montreal, Efrain Morales.
Naas, bagian belakang kepala Berterame dihantam bahu Morales dengan sangat keras. Penyerang Inter Miami itu langsung terkapar dan tidak bergerak, memicu kepanikan pemain dari kedua tim yang berteriak memanggil tim medis.
Ambulans bahkan harus masuk ke dalam lapangan untuk melarikan Berterame ke rumah sakit terdekat. Pertandingan pun sempat terhenti selama kurang lebih 10 menit.
Pelatih Inter Miami, Guillermo Hoyos, mengakui situasi tersebut sempat membuat mental timnya guncang.
“Syukurlah dia pulih. Dia baik-baik saja dan sadar. Keluarganya telah diberi tahu tentang semuanya. Kami benar-benar tidak tahu harus berbuat apa karena situasinya sangat genting,” ungkap Hoyos lega seusai laga.
Setelah laga dilanjutkan, Luis Suarez menjadi penentu lewat gol penalti dingin bergaya Panenka pada menit ke-81. Suarez mempersembahkan gol tunggal tersebut secara khusus untuk Berterame yang sedang berjuang di rumah sakit. Hasil ini memperpanjang rekor enam kemenangan beruntun The Herons sekaligus menjaga posisi mereka di peringkat kedua Wilayah Timur MLS.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp














