SuluhBangsa.com, Gorontalo – Timnas Prancis membawa modal statistik sangat meyakinkan jelang menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Selain unggul dalam rekor pertemuan, Les Bleus juga tampil jauh lebih produktif sepanjang fase grup.
Prancis akan menghadapi Swedia di Stadion New Jersey, Rabu (1/7) pagi WIB. Laga tersebut menjadi Penetu tiket menuju babak 16 besar.
Prancis Tampil Nyaris Sempurna
Prancis melaju ke fase gugur dengan status juara Grup I. Tim asuhan Didier Deschamps menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan.
Selama fase grup, Les Bleus mencetak 10 gol atau rata-rata 3,3 gol per laga. Mereka juga hanya kebobolan dua kali. Catatan itu menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Sebaliknya, Swedia lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik dari Grup F. Tim Skandinavia mengumpulkan empat poin dan finis di bawah Belanda serta Jepang.
Produktivitas Swedia juga belum menyamai Prancis. Tim tersebut beberapa kali kesulitan mengubah peluang menjadi gol, meski memiliki dua penyerang tajam, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres.
Rekor Pertemuan Dikuasai Les Bleus
Pertandingan nanti memang menjadi pertemuan pertama kedua tim di Piala Dunia. Namun, sejarah pertemuan secara keseluruhan memperlihatkan dominasi Prancis.
Dari 23 pertemuan di semua ajang, Prancis meraih 12 kemenangan. Swedia hanya mencatat enam kemenangan, sedangkan lima laga lainnya berakhir imbang.
Dominasi itu semakin terlihat dalam lima pertemuan terakhir. Prancis memenangi empat laga, sementara Swedia hanya sekali mengalahkan Les Bleus.
Kedalaman Skuad Jadi Nilai Tambah
Selain unggul secara statistik, Prancis juga memiliki kedalaman skuad yang lebih merata. Kylian Mbappe tetap menjadi ancaman utama di lini depan.
Namun, Les Bleus juga memiliki Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Bradley Barcola yang siap memberi perbedaan.
Di lini belakang, William Saliba dan Dayot Upamecano tampil solid sepanjang fase grup. Keduanya berperan penting menjaga pertahanan Prancis tetap kokoh.
Sementara itu, harapan Swedia bertumpu pada ketajaman Alexander Isak dan Viktor Gyokeres. Jika ingin membuat kejutan, Swedia harus tampil jauh lebih efektif saat memanfaatkan peluang di depan gawang.
Dengan modal performa fase grup, rekor pertemuan, dan kualitas skuad, Prancis layak menjadi favorit. Meski begitu, Swedia tetap memiliki peluang menghadirkan kejutan jika mampu memaksimalkan setiap kesempatan yang diperoleh.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp














