SuluhBangsa.com, Gorontalo – Partai Demokrat membantah kabar yang mengaitkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan dugaan kasus di Badan Gizi Nasional (BGN). Partai menilai informasi yang beredar tidak berdasarkan fakta.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan klarifikasi tersebut pada Rabu (10/6/).
Ia merespons unggahan media yang memuat frasa “2 Orang Kolonel usulan AHY” dalam daftar nama yang dikaitkan dengan kasus BGN.
Menurut Herzaky, pihaknya tidak menemukan dasar yang mendukung pengaitan nama AHY dalam kasus tersebut.
“Jika yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat, maka tuduhan itu tidak benar dan merupakan fitnah,” kata Herzaky.
Herzaky menjelaskan bahwa isu tersebut muncul setelah mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyatakan kesiapan menjadi justice collaborator dalam penyelidikan dugaan kasus yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Demokrat kemudian menyampaikan tiga penegasan. Pertama, AHY tidak mengenal Sony Sonjaya secara pribadi. Kedua, AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Sony Sonjaya. Ketiga, AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, atau meminta dukungan kepada Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya.
“AHY tidak pernah mengusulkan atau meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG,” ujar Herzaky.
Demokrat juga menyoroti isi unggahan yang beredar. Partai menilai informasi tersebut tidak menjelaskan identitas AHY maupun “dua orang kolonel” yang disebutkan.
Menurut Herzaky, ketidakjelasan informasi berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Ia meminta semua pihak lebih berhati-hati saat menyampaikan informasi yang menyangkut tokoh publik.
Partai Demokrat mengingatkan pentingnya verifikasi dalam pemberitaan. Partai berharap media mengedepankan akurasi dan keberimbangan.
“Kami berharap setiap informasi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang terverifikasi,” kata Herzaky.
Melalui klarifikasi tersebut, Demokrat menegaskan bahwa AHY tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan kasus yang menyeret nama BGN maupun program Makan Bergizi Gratis. (AP/SB)
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp


