SuluhBangsa.com, Gorontalo – Beredar isu Presiden Prabowo Subianto bakal merombak atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Agustus 2026. Sejumlah pimpinan partai politik dan pejabat istana langsung menepis rumor tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan belum ada rencana reshuffle dalam waktu dekat.
“Belum ada reshuffle,” kata Prasetyo, Selasa (21/7).
Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memang rutin mengevaluasi kinerja kementerian. Namun, evaluasi bertolak ukur pada efektivitas program, bukan serta-merta berujung pada pergantian menteri.
senada dengan itu, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif penuh presiden.
“Menyangkut reshuffle kabinet, itu hak prerogatif Bapak Presiden. Kita semua harus taat dan tunduk,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/).
Menteri ESDM tersebut meminta publik tidak berspekulasi berlebihan mengenai kabar penggantian menteri.
Prasetyo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memang rutin mengevaluasi kinerja kementerian. Namun, evaluasi bertolak ukur pada efektivitas program, bukan serta-merta berujung pada pergantian menteri.
Sikap serupa datang dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia mengonfirmasi belum ada komunikasi dari presiden terkait rencana perombakan kabinet. AHY menegaskan seluruh partai koalisi saat ini fokus mendukung program kerja pemerintah.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp






