Suluhbangsa.com, Gorontalo – Menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Maroko, perhatian publik justru tertuju pada keputusan FIFA yang menunjuk seluruh perangkat wasit berasal dari Argentina. Kebijakan tersebut memicu perdebatan di kalangan suporter Les Bleus dan menjadi topik hangat di media Prancis.
Pertandingan Prancis melawan Maroko akan berlangsung di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat (10/7) pukul 03.00 WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit setelah kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen.
Maroko melangkah ke delapan besar usai menyingkirkan Belanda dan melanjutkan kejutan mereka setelah sebelumnya melewati Kanada. Sementara itu, Prancis menjaga status sebagai salah satu favorit juara dengan menaklukkan Swedia dan Paraguay.
Namun, sorotan terbesar justru datang dari penunjukan perangkat pertandingan.
FIFA Tunjuk Lima Wasit Asal Argentina
Berdasarkan laporan Diario AS, FIFA mempercayakan Facundo Tello sebagai wasit utama. Ia akan dibantu Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade sebagai asisten wasit. Dario Herrera bertugas sebagai wasit keempat, sedangkan Cristian Navarro menjadi wasit cadangan.
Komposisi tersebut tergolong tidak lazim karena kelima perangkat pertandingan berasal dari Argentina.
Biasanya, FIFA menunjuk tiga wasit dari satu negara, sementara dua petugas lainnya berasal dari federasi berbeda untuk menjaga keseimbangan dalam sebuah pertandingan Piala Dunia.
Publik Prancis Kaget, Media dan Suporter Ramai Membahas
Keputusan FIFA langsung memancing reaksi publik Prancis. Sejumlah media olahraga dan warganet mempertanyakan alasan seluruh perangkat pertandingan berasal dari negara yang memiliki rivalitas kuat dengan Prancis di level internasional.
Banyak pendukung Les Bleus mengingat kembali final Piala Dunia 2022 ketika Argentina mengalahkan Prancis melalui adu penalti. Meski tidak ada bukti bahwa penunjukan tersebut akan memengaruhi jalannya pertandingan, sebagian suporter menilai FIFA seharusnya menghindari potensi polemik dengan memilih komposisi wasit yang lebih beragam.
Di berbagai forum sepak bola dan media sosial, sebagian penggemar menyebut keputusan itu “tidak biasa” dan berharap seluruh perangkat pertandingan tetap mampu menjaga profesionalisme selama laga berlangsung.
FIFA Tetap pada Keputusan
Di sisi lain, Timnas Prancis dilaporkan tidak mengajukan protes resmi kepada FIFA terkait penunjukan tersebut.
Sebagai perbandingan, pertandingan Argentina melawan Mesir di babak 16 besar sebelumnya dipimpin wasit asal Prancis, Francois Letexier. Dalam laga itu, Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum menang 3-2.
FIFA pun tidak mengubah keputusan mereka dan tetap mempertahankan susunan perangkat pertandingan untuk laga Prancis kontra Maroko.
Kini, perhatian publik tidak hanya tertuju pada duel dua tim yang memburu tiket semifinal, tetapi juga pada bagaimana tim wasit asal Argentina memimpin salah satu pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp














