SuluhBangsa.com, Gorontalo – Pajak Kendaraan Gorontalo mendapat dorongan baru melalui program apresiasi wajib pajak teladan. Tim Pembina Samsat Provinsi Gorontalo menyiapkan emas Antam dan voucher hotel bagi warga yang disiplin membayar PKB.
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, membahas program tersebut bersama Kepala PT Jasa Raharja Cabang Gorontalo, Theo Muhamad Yusuf, di Kantor Bapenda Provinsi Gorontalo, Senin (22/6/).
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Lukman Cahyono, S.I.K., M.H., turut mendukung program itu sebagai bagian dari kerja kolaboratif Tim Pembina Samsat Provinsi Gorontalo.
Pajak Kendaraan Gorontalo Didorong Lewat Reward
Tim Pembina Samsat Provinsi Gorontalo melibatkan tiga unsur utama, yakni Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Bapenda, Polda Gorontalo, dan PT Jasa Raharja Cabang Gorontalo.
Kolaborasi ini tidak hanya mengejar penerimaan daerah. Tim Pembina Samsat juga ingin membangun kebiasaan tertib administrasi kendaraan di tengah masyarakat.
Pada 1 Agustus 2026, Tim Pembina Samsat akan memberikan hadiah kepada lima wajib pajak terbaik. Peringkat pertama memperoleh emas Antam 5 gram, kedua memperoleh emas Antam 2,5 gram. Pe ketiga dan keempat masing-masing memperoleh emas Antam 1 gram. Peringkat kelima memperoleh voucher menginap di Hotel Aston Gorontalo.
Bapenda Sebut Wajib Pajak Mitra Pembangunan
Danial Ibrahim mengatakan, masyarakat yang tertib membayar pajak ikut memperkuat pembangunan daerah. Ia menilai warga patuh pajak layak mendapat apresiasi.
“Masyarakat yang taat membayar pajak merupakan mitra pemerintah dalam membangun daerah. Oleh karena itu, Tim Pembina Samsat Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi kepada wajib pajak teladan sebagai bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar semakin banyak masyarakat yang membayar pajak tepat waktu,” ujar Danial Ibrahim.
Danial menjelaskan, pemerintah mengembalikan pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan program yang mendukung kesejahteraan.
Pajak kendaraan Gorontalo menjadi salah satu sumber penting Pendapatan Asli Daerah. Ketika warga membayar tepat waktu, pemerintah memiliki ruang lebih kuat untuk membiayai layanan publik.
Jasa Raharja dan Polda Dorong Tertib Administrasi
Theo Muhamad Yusuf mengatakan, program penghargaan tersebut lahir dari sinergi Bapenda, Kepolisian, dan Jasa Raharja. Ia menekankan pentingnya pembayaran PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu.
“Program ini bukan hanya sebagai bentuk penghargaan kepada wajib pajak yang patuh, tetapi juga sebagai upaya bersama untuk membangun budaya tertib administrasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak tepat waktu,” kata Theo Muhamad Yusuf.
Sementara itu, Kombes Pol. Lukman Cahyono menegaskan bahwa kepatuhan pajak kendaraan ikut menunjang ketertiban berlalu lintas.
“Kepatuhan membayar pajak kendaraan tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan daerah, tetapi juga merupakan bagian dari tertib administrasi kendaraan bermotor yang mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Gorontalo,” tegas Kombes Pol. Lukman Cahyono.
Suasana koordinasi di Kantor Bapenda Provinsi Gorontalo menempatkan satu pesan utama: warga yang tertib pajak tidak hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga ikut membiayai pembangunan daerah.
Tim Pembina Samsat Provinsi Gorontalo berharap program apresiasi ini meningkatkan jumlah wajib pajak patuh. Pemerintah juga ingin menghadirkan pelayanan Samsat yang semakin dekat, mudah, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp






