SuluhBangsa.com, – Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Tolinggula Pantai, Kecamatan Tolinggula. Kamis (27/8)
Thariq menandai dimulainya pembangunan melalui prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking.
Pemerintah pusat memasukkan KNMP dalam Program Strategis Nasional untuk memperkuat sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Program tersebut juga mendorong pemerintah daerah memperkuat sarana pendukung aktivitas nelayan.
Tolinggula Pantai Jadi Hub Utama
Pemerintah memilih Desa Tolinggula Pantai sebagai titik utama atau Hub KNMP di Gorontalo Utara.
Karena status tersebut, kawasan ini akan memperoleh fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan lokasi lain yang berfungsi sebagai penyangga.
Menurut Thariq, pemerintah akan membangun sejumlah fasilitas utama di kawasan Hub.
Fasilitas itu mencakup tambatan, cold storage, tempat produksi es, serta sarana angkut untuk menunjang kegiatan nelayan.
“Kalau Hub itu semua dibangun di sini, mulai dari tambatan, cold storage, es, termasuk alat angkut semua akan dibangun di tempat ini,” tegas Thariq.
Selain itu, fasilitas tersebut akan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan. Nelayan juga dapat memperlancar proses penyimpanan dan pengangkutan ikan melalui fasilitas yang tersedia.
KNMP Hadir di 16 Titik
Pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp65 miliar untuk pembangunan KNMP di Gorontalo Utara. Anggaran tersebut mencakup pembangunan pada 16 titik di kawasan pesisir.
Sementara itu, Tolinggula Pantai akan menjadi Hub utama dalam pengembangan kawasan tersebut.
Pemerintah merancang Hub dengan fasilitas yang saling terhubung untuk mendukung aktivitas perikanan dari hulu hingga hilir.
Dengan fasilitas yang terintegrasi, nelayan dapat menangani hasil tangkapan mulai dari pendaratan, penyimpanan, hingga pengangkutan. Kondisi ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha di sektor perikanan.
Thariq Tekankan Kualitas Pembangunan
Thariq meminta pelaksana proyek menjaga kualitas pekerjaan. Ia juga menekankan agar pelaksana mengikuti spesifikasi teknis dan menyelesaikan pembangunan sesuai target waktu.
Selanjutnya, Thariq mengajak masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan proyek. Ia juga meminta Kejaksaan Negeri dan aparat penegak hukum lainnya turut mengawal pembangunan KNMP.
Menurut Thariq, pengawasan bersama dapat menjaga proyek berjalan sesuai rencana. Masyarakat juga dapat melaporkan kendala yang muncul selama proses pembangunan.
Nelayan Perlu Siapkan Kemampuan Pengelolaan
Di sisi lain, Thariq meminta para nelayan mempersiapkan kemampuan mengelola fasilitas KNMP.
Ia menilai pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat.
Sebab, fasilitas bernilai miliaran rupiah membutuhkan pengelolaan yang baik agar memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, nelayan perlu memahami manajemen operasional sebelum fasilitas mulai berfungsi.
“Ini fasilitas untuk nelayan. Pembangunan fasilitas ini harus diikuti oleh peran masyarakat. Mohon maaf, jangan sampai kalau sudah dibangun tapi nelayan tidak mau mengelola,” pungkas Thariq.
Dengan pembangunan KNMP, pemerintah ingin memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Gorontalo Utara.
Kehadiran Hub di Tolinggula Pantai juga dapat membuka peluang bagi nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha perikanan.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





