SuluhBangsa.com, – Karang Taruna Kabupaten Gorontalo Utara mengubah potensi lokal menjadi sebuah kegiatan yang menarik. Kali ini, durian menjadi pusat perhatian dalam Lomba Makan Durian di Desa Tolite, Kecamatan Tolinggula, Senin (14/9).
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu membuka langsung kegiatan tersebut. Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Karang Taruna Tahun 2026.
Kegiatan tersebut memiliki cerita tersendiri. Sepanjang perjalanan pemerintahan Kabupaten Gorontalo Utara, lomba makan durian di tingkat kecamatan baru pertama kali digelar.
Angkat Potensi Lokal
Karang Taruna tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Organisasi kepemudaan itu juga ingin menunjukkan potensi yang ada di setiap wilayah.
Durian menjadi pilihan karena komoditas tersebut banyak tumbuh dan menjadi salah satu hasil perkebunan masyarakat.
Thariq mengapresiasi gagasan tersebut. Menurutnya, inovasi tidak selalu harus hadir melalui kegiatan besar dan formal.
“Selama lebih dari enam tahun saya di pemerintahan, mungkin baru ini sejarah pertama ada Lomba Makan Durian yang dilaksanakan oleh Karang Taruna. Ukurannya bukan pada besar atau kecilnya acara, tetapi makna inovatif di baliknya,” ujar Thariq dalam sambutannya.
Thariq menilai kegiatan sederhana juga bisa memberi dampak bagi masyarakat. Kreativitas pemuda, kata dia, dapat membuka ruang promosi bagi potensi daerah.
“Justru, kegiatan sederhana seperti lomba makan durian seperti ini justru bisa mengangkat potensi daerah dan bisa menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat,” terangnya.
Pemuda Dorong Kreativitas
Ketua Karang Taruna Gorontalo Utara, Bais Kakilo, mengatakan pihaknya sengaja memilih konsep yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Ini bukan hanya soal lomba makan durian. Kami ingin menunjukkan bahwa potensi yang ada di tengah masyarakat bisa kita angkat menjadi sebuah kegiatan yang menarik, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan,” kata Bais.
Menurut Bais, Karang Taruna ingin mengisi Hari Bhakti Karang Taruna dengan kegiatan yang memiliki manfaat nyata.
Ia juga mendorong pemuda untuk melihat potensi ekonomi dari lingkungan sekitar. Setiap daerah, kata dia, memiliki komoditas yang bisa dikembangkan melalui kreativitas.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi awal. Kalau hari ini kita mengangkat durian, ke depan potensi lokal lainnya juga bisa kita dorong agar menjadi bagian dari kreativitas pemuda dan bisa memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Bais turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara. Menurutnya, dukungan tersebut memberi ruang bagi pemuda untuk melahirkan berbagai kegiatan kreatif.
“Kehadiran dan dukungan Pak Bupati dan ibu Wakil Bupati menjadi motivasi bagi kami. Ini membuktikan bahwa pemerintah daerah memberikan ruang kepada pemuda untuk berkreasi dan melahirkan kegiatan-kegiatan yang inovatif,” tukas Bais.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp





