Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner

Pasang Iklan

di SuluhBangsa.com
Promosi lebih elegan
Jangkauan Luas Pembaca aktif
Promosi Efektif Brand makin terlihat
Tampil Profesional Cocok untuk usaha
Rp
Harga Fleksibel Bisa diskusikan
Media Partner • Promosi • Branding

Pasang Iklan di SuluhBangsa.com

Promosikan usaha, event, produk, dan lembaga Anda secara elegan.

Thariq ajak Murid dan Guru tanam Durian, GAM Terus Bergerak

Bupati Gorontalo Utara Mengajak Guru dan Murid menanam Pohon durian. (Dok.larso)

SuluhBangsa.com,Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara terus mengarahkan gerakan penghijauan desa pada tanaman yang tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jangka panjang.

Melalui gerakan Agro Mopomulo, Terus Bergerak, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengajak guru, murid, pemerintah desa, dan masyarakat menanam durian di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula. Kamis (27/8)

Gerakan tersebut menandai upaya Pemkab Gorut membangun sumber ekonomi baru berbasis pertanian.

Pemerintah memilih durian karena komoditas buah tersebut memiliki pasar dan nilai jual yang menjanjikan.

Dalam kegiatan itu, pemerintah bersama masyarakat menanam empat varietas durian unggulan, yakni Musang King, Bawor, Black Thorn, dan Montong.

Bupati Thariq mengatakan, penanaman durian tidak sekadar mengejar target penghijauan.

Pemerintah juga ingin membangun aset produktif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pada masa mendatang.

“Hari ini kita melakukan penanaman bibit pohon durian. Ada Musang King, Bawor, Black Thorn, dengan Montong biasa. Jadi kurang lebih ada empat jenis. Insyaallah, ini menjadi satu investasi masa depan kita untuk ekonomi dan lingkungan kita,” kata Thariq 

Menurut Thariq, masyarakat memang harus menunggu hingga tanaman memasuki masa produktif. Namun, perawatan yang konsisten dapat menghasilkan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

Thariq menilai pengembangan durian premium dapat membuka peluang bagi Desa Cempaka Putih untuk membangun sentra buah unggulan.

Pemerintah juga mengaitkan gerakan tersebut dengan program One Man, Ten Trees. Melalui konsep itu, masyarakat tidak hanya menanam pohon untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga memilih tanaman yang mampu menghasilkan nilai ekonomi.

“Insyaallah setiap pohon yang ditanam bisa memiliki dua fungsi sekaligus: menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan dan menjadi investasi produktif untuk masa depan,” jelasnya.

Jika masyarakat mengelola tanaman secara berkelanjutan, kebun durian nantinya dapat berkembang menjadi sumber pendapatan baru.

Pemerintah berharap langkah tersebut ikut memperkuat ekonomi desa sekaligus mendorong masyarakat menjaga lingkungan.

Penanaman empat varietas durian itu pun menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi pertanian Desa Cempaka Putih.

Pemerintah daerah ingin gerakan penghijauan berjalan seiring dengan upaya menciptakan komoditas unggulan yang bernilai ekonomi.

... Dilihat

Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.

Ikuti Saluran WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *