SuluhBangsa.com, Gorontalo – Stand Provinsi Sulawesi Tengah berhasil menarik perhatian pengunjung pada Gelar Agribisnis Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang diadakan di Stadion David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Banyak pengunjung yang memadati stand tersebut untuk melihat dan membeli berbagai produk olahan kelor, di mana es teh kelor menjadi salah satu produk paling diminati.
Mewakili Stand Sulawesi Tengah, Mudin menjelaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan berasal dari Kota Palu. Timnya membawa sekitar 15 jenis olahan kelor ke ajang PENAS XVII.
“Kami membawa berbagai produk kelor dari Kota Palu, seperti masker, minyak kelor, sabun, teh, kapsul, hingga es teh kelor,” ungkap Mudin pada Minggu (21/6).
Menurutnya, kelor merupakan komoditas unggulan Sulawesi Tengah, dan pelaku usaha terus mengembangkan produk ini karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Stand Sulawesi Tengah memanfaatkan momen PENAS XVII untuk memperkenalkan inovasi produk kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak pagi hari, di mana banyak peserta datang untuk mencicipi sekaligus membeli produk yang dipamerkan. Mudin melaporkan bahwa penjualan terus meningkat selama pameran berlangsung.
“Dari pagi hingga sekitar pukul 13. 00 Wita, penjualan sudah mencapai sekitar Rp5,9 juta,” tuturnya. Pencapaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk olahan kelor.
Sulawesi Tengah tidak hanya fokus pada penjualan selama PENAS XVII, tetapi juga berusaha memperluas pasar produk olahan kelor.
Melalui pameran ini, pelaku usaha berharap masyarakat semakin mengenal produk kelor asal Kota Palu. Selain itu, mereka juga ingin membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha dari berbagai daerah.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi kelor serta memperkuat usaha mikro di Sulawesi Tengah.
Simak breaking news dan berita pilihan SuluhBangsa.com langsung di WhatsApp.
Ikuti Saluran WhatsApp








